Minggu, 04 April 2010

Hantu Waria Goda Hidung Belang di Bundaran Waru

Bagi hidung belang nampaknya harusekstra hati-hati jika hendak berburu waria yang biasa mangkal diBundaran Waru, Surabaya. Karena tak sedikit para hidung belang yangtertipu serta lari terbirit-birit saat hendak melepas nafsu sahwatnya.

Memang, Bundaran Waru khususnya di malam Minggu banyak ditemui wariayang menjajakan diri. Mereka biasa berdiri di pinggir jalan dan memilihdi tempat yang gelap di bawah Jembatan Tol Waru-Juanda yang belumoperasionalnya belum diresmikan itu.

Pengalaman yang membuat bulu kuduk berdiri dialami Sani. Pria beranak 2yang tinggal di Pepelegi Sidoarjo memang dikenal doyan banget denganwaria. Jadi mohon maklum jika setiap akhir pekan, pria yang bekerja dikawasan Rungkut Industri ini singgah di pusatnya waria.

Suatu malam, dia mengaku lupa waktu persisnya, bersama seorang kawannyamencoba mencari kepuasan bersama waria langganannya bernama Lajuba.Namun, apes bagi dia. Langganannya itu sedang dibooking penggemar warialainnya. Dengan terpaksa dia mencoba mencari pasangan mesum penggantiLajuba.

Dia pun pasang mata. Matanya dengan tajam memelototi satu demi satuwaria yang sedang menunggu mangsa. Tiba-tiba mata dia tertuju keseorang waria yang body dan rupanya aduhai. Si waria ini nampaknyaberusaha memisahkan diri dari rekan sejawatnya. Sebab dia berada ditempat yang paling minim penerangan. Setelah jatuh hati, Sani punberusaha merayu dan negoisasi harga. Tarif pun disepakati, Rp 20 ribusekali main.

"Setelah itu dia jalan memasuki tengah bundaran waru yang memang sangatgelap. Saya mengikuti dia dari belakang," kata Sani kepadadetiksurabaya.com.

Sani mengaku tidak merasa ada yang aneh. Karena untuk begituan merekabiasa di tengah ilalang di tengah Bundaran Waru itu. Namun bulu kudukSani mulai berdiri ketika setelah beberapa meter ternyata si waria yangakan dikencaninya itu lenyap tak berbekas.

"Saya mencoba mencari, siapa tahu dia sudah rebahan. Tapi tetap sajatidak ketemu. Saat itulah saya takut, pikiran pun teringat dengancerita-cerita misteri," terang Sani sambil menyedot rokok Sampoerna AMild-nya dalam-dalam.

Merasa ada yang tak beres itulah, Sani memilih lari menerobos gelapnyamalam. Dengan nafas yang ngos-ngosan dia pun menceritakan kejadian kekawannya yang menunggu di atas motor yang diparkir di tepi jalan itu.

Sani semakin kecut karena sejumlah pekerja proyek jalan tol yang takjauh dari posisinya akhirnya juga menceritakan kejadian serupa.

"Anda adalah yang ketiga kalinya. Di sini memang sering munculpenampakan yang menyaru sebagai waria,"terangnya sambil berlalu. Halsenada juga diungkap Wahyu. Warga Pondok Jati Sidoarjo itu juga pernahmendapat cerita serupa.

"Di situ memang katanya angker. Tapi kok ya lucunya hantunya menjelmawaria. Mudah-mudahan saja bisa membuat kapok para hidung belang," katadia.

 


sumber: detiksurabaya.com

0 Komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More